Air Terjun Madakaripura

January 12, 2013, Category: Jawa Timur · Leave a Comment
IKLAN

Air Terjun Madakaripura masih berada di kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru di bagian kota Probolinggo. Tepatnya di desa Sapih, kecamatan Lumbang, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Tempat wisata Madakaripura berlokasi di ketinggian 620 dpl (diatas permukaan laut). Obyek wisata ini terletak sekitar 20 kilometer ke arah selatan dari jalur pantai utara ruas Kecamatan Tongas, tepatnya dari Kantor Polsek Tongas. Jika dari arah Cemoro Lawang di kawasan wisata Gunung Bromo, sekitar 25 kilometer ke arah barat laut. Jika anda akan bepergian ke Bromo dari Probolinggo, sesampai di desa Sukapura ambil arah kanan untuk menuju air terjun Madakaripura. Dan jika dari Bromo kea rah Probolinggo, kira-kira diperlukan 45 menit perjalanan kea rah utara.

Dari pusat kota kabupaten Probolinggo sendiri, air terjun Madakaripura hanya berjarak 30 km. Lokasinya mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun rental. Medan jalan menuju Madakaripura seperti layaknya kebanyakan dataran tinggi, berkelok-kelok dan agak sempit di beberapa ruasnya.

200 Meter

Satu hal yang membuat wisatawan terpesona dengan air terjun Madakaripura adalah ciri khasnya yang meluncur dari ketinggian 200 meter. Tidak hanya itu, di lokasi ini terdapat beberapa air terjun lain yang tidak kalah menarik. Tapi memang yang dari ketinggian 200 meter itu yang paling tinggi.

Air terjun utama di Madakaripura ini jatuhnya terpencar membentuk tirai atau titik-titik hujan di teras rumah. Bermain di bawah tirai air terjun ini tentu akan sangat menyenangkan serasa seperti masih anak-anak bermain hujan.

gajahmadakaripuraPemandangan sangat menarik akan anda temui di air terjun utama. Tebing yang membentuk tirai air terjun itu berbentuk setengah lingkaran setinggi 200 meter. Bisa dibayangkan, anda seperti berada dalam tabung raksasa.

Di bawah air terjun itu ada kolam sedalam 7 meter dengan luas sekitar 25 meter persegi. Dan dibalik air terjun itu terdapat gua. Kalau cukup nyali anda, boleh saja mencoba berenang menyeberangi kolam sedalam 7 meter seluas 25 meter persegi dengan arus air yang deras itu. Perlu diperhatikan, karena tebing yang tingginya mencapai 200 meter, pada saat-saat tertentu akan ditutup untuk wisata dengan alasan keamanan, takut longsor.

Dari lokasi parkir kendaraan, air terjun utama tidaklah terlalu jauh. Hanya berjalan kaki sekitar 15 menit dengan medan yang sudah disiapkan. Tidak terlalu sulit untuk menapaki anak tangga karena sudah disiapkan jalan setapak dari semen dengan ornament batu agar tidak licin.

Asal Usul Nama Madakaripura

Banyak yang meyakini nama Madakaripura diambil dari tokoh kerajaan Majapahit patih Gajah Mada. Di akhir masa hidupnya, ada yang mengatakan karena gagal mewujudkan sumpah palapa, ada juga yang mengatakan karena sudah berhasil mewujudkan sumpah palapa, pergi menyendiri ke tempat ini untuk menikmati masa tuanya jauh dari hingar bingar kehidupan duniawi. Di area parker terdapat patung Gadjah Mada.

Sedang nama Madakaripura sendiri adalah nama wilayah khusus bebas pajak yang dimiliki mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.

Kepercayaan umum menempatkan tanah ini di kecamatan Tongas, Probolinggo. Pandangan ini didasarkan pada nama Mandhala Hambulu Traya yang disebut dalam kitab Negarakertagama (1365), yang disamakan dengan desa Ambulu di kecamatan tersebut :

Mwang ring mandhala hambulu traya teke dhadhap adulur ikang rawalaris, “Dan di Mandhala Hambulu Traya iringan kereta berjalan terus sampai Dhadhap”

Gomperts, penulis buku “In the footsteps of Hayam Wuruk” menemukan sebuah dusun bernama Dadapan di desa Grogol, 2 km di sebelah timur laut kecamatan Gondang Wetan, kabupaten Pasuruan. Dengan asumsi ini, penulis asal Inggris Hadi Sidomulyo melihat kemungkinan bahwa Madakaripura terletak di kabupaten Pasuruan, antara Grogol dan desa Winongan, 6 km di sebelah tenggaranya.

Apapun itu, Air Terjun Madakaripura menjadi tempat wisata yang menawan dan romantik diciptaan dengan kekuasaan Sang Maha Pencipta.

Dengan potensi wisata yang luar biasa tersebut, sayangnya belum ada fasiltias yang memadai. Tempat parker masih terkesan seadanya. Parkir tidak ada karcisnya. Data Google menyatakan pencarian kata kunci Madakaripura tidak banyak, hal ini menunjukkan popularitas Madakaripura belum terkenal. Menurut pengakuan pemkab Probolinggo sendiri di situs resminya, masyarakat Probolinggo sendiri tidak banyak yang tertarik mengunjungi Air Terjun Madakaripura.

Related Posts

Mungkin Anda suka ini..close