Berwisata Sejarah Di Goa Selarong Bantul, Yogyakarta

Perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Belanda terekam jelas oleh Gua Selarong. Bagaimana tidak, dalam perjuangannya Pangeran Diponegoro bersama pasukannya menjadikan gua ini sebagai markasnya dan juga sebagai tempat untuk mengatur strategi melawan kompeni.

Selama 5 tahun Pangeran bersorban putih dengan pasukannya berada di Goa ini, tepatnya dari tahun 1925 hingga 1930. Untuk mencapai lokasi goa ini anda akan melewati deretan pegunungan kapur,dan lebih tepatnya berada di Desa Gowasari Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Sebelum anda masuk ke dalam Goa Selarong, terlebih dahulu anda akan melewati anak tangga yang kemudian anda akan menemukan dua buah Goa disana.

Disebelah timur merupakan Goa Putri yang di dulunya digunakan untuk menyembunyikan istri dari pangeran Diponegoro. Dan yang disebelah barat adlah Goa kakung atau yang dikenal dengan Goa Selarong.

Goa Selarong memiliki kedalaman mencapai 1,5 meter dengan lebar sekitar 2 meter. Selain adanya Goa Selarong, objek wisata ini juga dikenal dengan buah jambunya, karena memang buah jambu di sini memiliki kulit putih kekuningan, biji yang berwarna merah dan yang paling penting rasanya yang manis.

Wajib Baca: Keindahan Goa Embultuk

Hanya dengan uang Rp.2.500 saja anda sudah bisa melihat Goa bersejarah ini, murah bukan.

Apabila anda berkunjung kesini pada waktu musim hujan, anda tentunya akan lebih beruntung. Karena anda bisa menikmati air terjun yang ada disana.

Konon menurut cerita yang berkembang di masyarakat, air terjun ini digunakan oleh Pangeran Diponegoro untuk mengambil air wudlu.

Jaraknya hanya beberapa meter saja dari lokasi Goa Selarong. Di area wisata ini anda juga akan dimanjakan dengan fasilitas outbound dan juga terdapat gazebo-gazebo untuk anda bersantai.

Ada juga objek wisata lain di wilayah goa Selarong ini, yakni adanya Sendang Manik moyo dan Sendang Umbul Moyo.

Selain itu, masyarakat sekitar lokasi wisata ini memang cukup kreatif. Mereka memanfaatkan ketenaran objek wisata ini sebagai sumber penghasilan mereka yakni dengan cara menarik para wisatawan untuk melihat dan banyak juga yang membeli hasil kerajinan yang merka buat beruapa kipas bambu dan berbagai pernak-pernik lainnya.

Berwisata Sejarah Di Goa Selarong juga bisa menjadi liburan yang menarik dan memahami lebih dalam nilai sejarah.

Pastikan jika anda berminat berkunjung kesana,pada waktu musim hujan agar anda bisa melihat air terjun dari tebing sungai setinggi 20 meter itu.

Baca Juga: Museum Purbakala Sangiran di Kaki Gunung Lawu

Leave a Comment