Ada Naga di Danau Ranau Sumatera Selatan?

Tidak banyak yang tahu bahwa kemolekan Danau Ranau yang kini dikenal tersebut menyimpan sejumlah misteri untuk penduduk lokal setempat.

Sekalipun proses terbentuknya danau ini sudah cukup dijelaskan secara ilmiawi, namun banyak orang yang mengaitkannya dengan mitologi ataupun cerita rakyat yang biasa disebut dengan legenda tersebut.

Danau Ranau terbentuk dari adanya gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi sehingga menimbulkan cekungan besar, mirip dengan Danau Toba.

Di belakang danau tersebut terdapat Gunung Seminung dengan tinggi 1880 meter di atas permukaan laut serta tebing dan barisan perbukitan.

Danau ini pun dikelilingi dengan area persawahan dan perkebunan yang menjadi laham pencahariaan bagi warga penduduk setempat.

Dibalik keindahan yang ada di Danau Ranau terselip beberapa cerita rakyat atau legenda seperti berikut:

Ular Naga di Danau Ranau

Beberapa penduduk setempat meyakini keberadaan ular naga yang bersembunyi di daerah sekitar Danau Ranau. Hal ini dikaitkan dengan sebuah cerita legenda kelekup gangsa ular naga.

Konon, sebuah keluarga dengan tujuh orang anak yang bernama Umpu Suat, Se Bebigor, Se Batin Balak, Se Mandi Walay, Se Ujan, Se Jambi dan Se Gundang Caring atau Sekutu Ni way memiliki kentongan atau Kelekup Gangsa yang berfungsi sebagai alat untuk mengumpulkan keluarga atau menyerukan tanda bahaya.

Pada suatu ketika kelekup gangsa tersebut dicuri oleh sekelompok orang yang lantas kabur menuju daerah di sekitar Danau Ranau.

Tidak disangka, kelengkup gangsa tersebut berubah menjadi seekor ular naga. Hingga sekarang, penduduk berasumsi bahwa ular naga tersebut bersembunyi di dalam danau atau di gua yang terletak di bawah danau.

Danau Terbesar di Sumatra Selatan

Jika Danau Toba adalah yang terbesar di Indonesia maka Danau Ranau adalah yang terbesar di Sumatra Selatan.

Dengan luas 128 kilometer persegi (12.800 hektar) dan kedalaman 229 meter, danau Ranau cukup membuat gentar orang yang takut tenggelam.

Dari pusat kota Palembang, anda bisa menempuh perjalanan darat selama 7-8 jam.

Di sekitar danau Ranau terdapat kolam renang air panas karena disebelahnya ada Gunung. Seperti kolam renang Ciater di kaki gunung Tangkuban Perahu.

Harga tiket masuk di area Danau Ranau berkisar antara 2000-5000 rupiah. Ada persewaan perahu jika anda tertarik, cukup dengan Rp 130.000,-

Dengan banyaknya pesona pendukung ini tak heran danau terindah layak disematkan kepada Danau Ranau.

Baca Juga: Kenapa Warna Danau Kelimutu Berbeda-beda?

Leave a Comment