The Great Wall Jajang Koto Gadang – Surganya Petualang

The Great Wall Jajang Koto Gadang cocok bagi yang bermimpi ingin pergi ke negeri Cina untuk melihat salah satu keajaiban dunia yaitu tembok Cina.

Tetapi bagi yang keadaan ekonominya belum memungkinkan, kami punya alternatif tempat wisata serupa di dalam negeri.

Tidak perlu jauh-jauh hanya karena ingin melihat the Great of Wall karena di Negara kita ternyata juga mempunyainya walalupun memang tidak sama persis seperti di Cina, tetapi dijamin jika anda kesana menapakkan kaki maka akan serasa di Cina.

Tempatnya terletak di Sumatra barat, tepatnya di Bukit Tinggi yang pada zaman dahulu disebut sebagai Fort de Kock atau juga disebut Paris Van Sumatra.

Pengalaman ini merupakan salah satu pengalaman paling menarik bagi kami, karena Indonesia juga ternyata tidak kalah dengan Cina hehehe.

Wajib Baca: 7 Keajaiban Dunia di Indonesia Tempat Wisata Favorit 2022

The Great Wall of Koto Gadang –Surganya Petualang dan Pecinta Alam

Berangkat dari Jakarta pada bulan Januari kemarin dengan menggunakan maskapai Citilink. Kebetulan awal bulan kemarin layanan favorit kita untuk booking tiket pesawat murah, yaitu Traveloka.com memberikan notifikasi melalui email mengenai promo terbaru Citilink, makanya kita langsung pesan tiket tanpa pikir lama-lama lagi (takut tiketnya habis duluan), apalagi ditambah dengan promo kartu kredit CIMB Niaga dari Traveloka.com sehingga total harga tiketnya jadi jauh lebih murah hehe.

Kami berangkat pagi dari bandara Soekarno Hatta dan sampai di Padang kurang lebih jam 1 siang. Kami dijemput oleh teman dan langsung menuju ke tempat penginapan untuk beristirahat.

Keesokan harinya, kita langsung deh menuju ke Jajang Koto Gadang yeeeaayyy. Sorak sorai selama diperjalanan memeriahkan suasana dan memberikan tambahan semangat liburan.

Setelah menempuh hampir 2 jam, akhirnya kita sampai juga ditempat tujuan. Tempatnya sangat asri dan sejuk membuat kami tidak sabar untuk menjelajahinya.

Wajib Baca: Update Tempat Wisata di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara 2022

Menurut penduduk lokal disana tempat wisata ini belum banyak diketahui oleh wisatawan, karena Koto Gadang baru saja dihadirkan pada bulan Februari 2013 yang diresmikan oleh Menkominfo, Tifatul Sembiring pada bulan Januari 2013.

Jajang Koto gadang ini memiliki panjang 1,5 kilometer. Dari Kota bukittinggi pengunjung harus melewati 500 meter jalanan menurun menuju sebuah jembatan yang merupakan pintu masuk jajang.

Beberapa pengunjung begitu menjejakkan kaki menaiki satu persatu tangga tersebut, mereka sudah terasa sangat lelah ketika sampai dianak tangga paling atas yaitu di Kota gadang, tetapi semua itu akan hilang begitu melihat pemandangan ngarai Sianok yang begitu indah.

Wajib Baca: Sejarah dan Arsitektur Peradaban Kota Lama Semarang

Dari jajang koto Gadang kemudian mencoba menuruninya melewati Jembatan gantung yang boleh dilewati maksimal 10 orang, sesampainya diatas ngarai tepatnya didepan pintu masuk Lubang Jepang kemudian menjelajahinya dan berakhir di pintu masuk Goa Jepang yang menempuh jarak sekitar 40 menit.

Jajang Koto gadang sebenarnya adalah jalur akses penduduk desa untuk datang ke desa lainnya. Jajang Koto Gadang memiliki banyak anak tangga, dulunya anak tangga terbuat dari bambu untuk menyusuri tebing hingga ke bawah lembah atau ngarai sianok menuju kota Bukittinggi.

Tetapi sekarang masyarakat jarang yang menggunakan jalur ini, mereka lebih suka menggunakan kendaraan yang lebih praktis dan nyaman.

Wajib Baca: Nuansa Sejarah di Kota Semarang Provinsi Jawa Timur

Objek wisata yang satu ini memang sangat menantang kekuatan anda untuk melewati anak tangga yang sangat banyak dan melewati celah-celah tebing yang berkelok-kelok, tetapi kita sebenarnya bisa beristirahat menghilangkan rasa lelah dan capek di warung-warung pinggir jalan didekat ngarai yang menawarkan masakan khas daerah Bukittinggi.

Keindahan alam sekitar Jajang yang sangat mempesona dengan terdapatnya Gunung Merapi dan Gunung Singgalang membuat pemandangan menjadi tambah indah dan menyenangkan.

Hal ini ditambah lagi dengan hamparan pepohonan yang tumbuh alami disekitarnya sehingga banyak satwa yang lewat dan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung.

Wajib Baca: Museum Purbakala Sangiran di Kaki Gunung Lawu

Jika anda tidak cukup puas untuk meninggalkan Jajang, anda dapat bermalam disana tetapi dengan sistem buka tenda atau kamping karena ditempat ini tidak ada penginapan, Suasana malam yang begitu indah, ketenangan malam dari ngarai sianok dan jajang koto gadang akan membuat setiap orang terkagum-kagum dan mensyukuri kekayaan alam di Indonesia.

Nah jika anda berlibur ke Sumatera barat, jangan lupa untuk berkunjung ke Jajang Koto Gadang, karena tempat ini dijamin akan memanjakan anda yang berjiwa petualang dan pecinta alam.

Namun, tentunya anda harus siap-siap menyediakan tenaga ekstra dan mampu menahan rasa lelah di kaki pada saat menyusuri anak tangga untuk mencapai ke atas. Have fun ya.

Baca Juga: Sisi Lain Jam Gadang Bukittinggi – Kembaran Jam Raksasa London

Leave a Comment