desa wisata wae rebo di nusa tenggara timur

Wae Rebo Traditional Village di Nusa Tenggara Timur

Desa Wae Rebo dijuluki desa diatas awan, mirip desa asal Denias yang diangkat menjadi film Denias. Jika Denias di Papua, Wae Rebo terletak di barat daya Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Wae Rebo Traditional Village bahkan terkenal hingga mancanegara.

Penasaran gimana kondisinya? Yuk kita telusuri Desa Wae Rebo Trip.

Lanskap Desa Wae Rebo NTT

Penampilan Desa Wae Rebo sederhana saja, pasti jauh dari ekspektasi anda apalagi di tahun 2015 ini. Namun percayalah pemandangan alamnya luar biasa sebagai salah satu ciptaan Tuhan semesta alam.

Mirip di Puncak Pass, Desa Wae Rebo terletak di ketinggan 1.200 meter di atas permukaan laut (dpl).

Laksana surga di atas awan, hamparan pemandangan desa Wae Rebo nyaris semuanya berupa pegunungan.

Hanya terdapat 7 rumah adat dengan bentuk kerucut yang terbuat dari kayu dan beratap ilalang yang dianyam. Sekilas, rumah itu mirip rumah suku asmat di papua/irian jaya.

Mau foto selfie trus di upload di medsos? Jangan harap. Karena dijamin tidak ada sinyal HP di sana. Namun justru karena itulah, Wae Rebo Village menjadi desa wisata tradisional yang menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Tentunya salah satu yang terindah di dunia. Keren khan!

Meski organisasi bawahan PBB, UNESCO mengenalnya, tak banyak orang Indonesia yang kenal. Lho kok? Tak banyak pula orang Indonesia yang sudah ke sini.

Praktis kondisinya masih sangat perawan sebagai sebuah tempat wisata seperti Pantai Indrayanti di Yogyakarta. Meski demikian, faktanya Desa wae Rebo memang menjadi pesona daya tarik wisatawan asing.

Baca Juga: Surga Alam Ranu Kumbolo | Obyek Wisata Indonesia

Rute menuju Desa Wae Rebo

Tentulah anda harus ke Kupang, ibukota NTT. Dari sana anda cukup naik kendaraan darat menuju kabupaten Manggarai.

Dari Jakarta, ada penerbangan langsung. Atau jika ingin lebih santai, anda bisa ke Bali dulu, Mataram, baru ke Kupang.

Baca Ini Aja Deh…. :  Pulau Komodo

Selain rumah adat yang menjadi daya tarik, kehidupan masyarakatnya juga sangat menarik untuk diketahui.

Sebagian besar masyarakatnya bertani dan para perempuannya membuat kerajinan tenun. Kebun kopi bisa anda temukan di sana.

Wisatawan yang berkunjung biasanya akan disuguh dengan kopi khas Flores yang nikmat. Menarik bukan berlibur ke Desa Wae Rebo?

Baca Juga: Danau Sentani menjadi primadona wisata baru di Papua

Leave a Comment